Wednesday, January 9, 2013

Tugas Makalah Fisika Dasar

TUGAS MAKALAH FISIKA DASAR


Ketenuan :
  1. Buat Makalah dengan judul seperti tertera pada tabel dibawah.
  2. Kumpulkan paling lambat waktu pelaksanaan UAS
  3. Tulisan rapi, dan dijilid.
  4. Ukuran Font standar (12), jumlah halaman Minimal 10 dan maksimal 15.

No Nama Mahasiswa Judul Makalah
1 ABDUL JAELANI Besaran dan satuan dalam Fisika
2 ABDUS SHOMAD Gerak Lurus Beraturan
3 ADI SOPIANDI Gerak Lurus Berubah Beraturan
4 AEF SOLEHUDIN Fisika Modern
5 AHMAD MUSA Gerak Melingkar/Rotasi
6 ALIYUDIN Gerak Parabola
7 ANNISA DWI WAHYUNI Vektor
8 ARIF LUKMAN Hukum Newton
9 ASEP JUMHADI Kalor
10 ASTUTI ISTIQOMAH Impuls
11 AYU DEWI ISLAMIYATI Momentum
12 CERLY SABON Hukum Archimides
13 CHANDRA NATA PRAJA Gelombang Bunyi
14 CIPTA AGUSTIAN Gelombang Cahaya
15 DEDE IRWANSAH
16 DHIAN SAFITRI ANGGRAENI Efek Doppler
17 DIOR RAMANDA Polarisasi Cahaya
18 EDI PRAYITNO Pemantulan dan Pembiasan
19 EKO SAPUTRO Difraksi Cahaya
20 ESIH SETIAWATI Hukum Coulomb
21 EUIS NURLAELASARI Hukum Ohm
22 FOPO ADHI ANTIKA Hukum Kirchoff
23 GUNAWAN Arus Listrik
24 HADI WIBOWO Kapasitor
25 HENDRI PRIATNA Resistor
26 HERNIAWATI Besaran dan satuan dalam Fisika
27 HUSEN Gerak Lurus Beraturan
28 HUSEN FAUZI Gerak Lurus Berubah Beraturan
29 KARYANTO Fisika Modern
30 KASAYAMAN SABONU Gerak Melingkar/Rotasi
31 KEKEN WILUJENG Gerak Parabola
32 KIKI RIZKI MULIAWAN Vektor
33 KRISNA AGUNG PRAYOGA Hukum Newton
34 KURDIYANTO Kalor
35 MAMAN SUMANTRI
36 MARTA SIANTURI Momentum
37 MEIDI WIDYANA Hukum Archimides
38 MOCHAMAD FAUZI RIDWAN Gelombang Bunyi
39 MOH. ARIES AFRIZAL Gelombang Cahaya
40 MUHAMMAD IKHSAN DR Impuls
41 MUIZA ULIN NURHAYATI Efek Doppler
42 NADYA OKTAVINA Polarisasi Cahaya
43 NINA DANIATI Pemantulan dan Pembiasan
44 PRIYO HARTANTO Difraksi Cahaya
45 RAHMAT SETIYAWAN Hukum Coulomb
46 RAMDAN DWI NUGROHO Hukum Ohm
47 RAMZI MUHAMAD SALEH BUCHORI Hukum Kirchoff
48 RARAS KRASMALA Arus Listrik
49 RANDIKA EKA SAPUTRA Kapasitor
50 RASIDI Resistor
51 RISKA EKA YULIANA Besaran dan satuan dalam Fisika
52 SAUL LALIN Gerak Lurus Beraturan
53 SEPTIA FAJAR PAMUNGKAS Gerak Lurus Berubah Beraturan
54 SISWANTO Fisika Modern
55 SOLEH AMIRUDIN Gerak Melingkar/Rotasi
56 SUHENDRA Gerak Parabola
57 SUNENA
58 SUNENDAR Hukum Newton
59 TRI WULANDARI Kalor
60 TRIYANAH Impuls
61 TUMINGAN Momentum
62 WAFIQAH YASMIN AZHAR Hukum Archimides
63 WANDA SURYA LAKSANA Gelombang Bunyi
64 WAWAN SUANDI Gelombang Cahaya
65 WUWU RIZKI MAULANA Vektor
66 YENI RAHMAN Efek Doppler
67 YULIANUS FENDJALANG Polarisasi Cahaya
68 KOMARUDIN
69 HASAN MUBAROK
70 RIKUN RIBUT YULIANTO Hukum Coulomb
71 FAHRUDIN ARROZI
72 SRI MULYANI Hukum Kirchoff
73 MUH. ANDRIAS KURNIAWAN Arus Listrik
74 MARKUS Kapasitor
75 R ILHAM UWAISULQORNI
76 DHIKA NUGRAHA Pemantulan dan Pembiasan
77 M SAID SLAMET RIADIN Difraksi Cahaya
78 BUDI RUSDIANTO
79 DUDIN HARYADI Resistor
80 JENAL MUTAQIN Hukum Ohm
81 CHRISTIAN AGUS PURNAMA
82 MARVINDRA SIDABARIBA Suhu dan Kalor
83 MOHAMAD DENI Pemanfaatan Enegri Listrik
84 DIDI SUTARDI Pemanfaatan Gelombang Elektromagnet
85 ANDRI KURNIAWAN Manfaat fisika dalam kehidupan

Monday, May 14, 2012

Internet Indonesia Paling lambat se-Asia

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring angkat bicara soal hasil penelitian lembaga riset dari Amerika Serikat, Akamai, yang menyebut kecepatan internet di Indonesia dinilai paling lambat se-Asia.
Menurutnya, penetapan kecepatan internet itu urusan operator, bukan pemerintah.

"Saya terima tuduhan (hasil riset) itu. Tapi seharusnya itu urusan operator, kan mereka yang berjualan. Penetapan kecepatan internet itu bukan urusan pemerintah," kata Tifatul selepas melantik pengurus baru Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (2/5/2012).


Menurut Tifatul, meski bukan urusan pemerintah, Kemenkominfo tidak memiliki hak untuk memaksakan operator dalam menaikkan kecepatan internet di Tanah Air. Dengan demikian, hanya operator yang bisa menentukan kecepatan internet sekaligus tarifnya.

Namun, Kemenkominfo berjanji untuk selalu mendorong operator dalam menyediakan akses internet cepat, stabil, sekaligus murah di Tanah Air.

"Penyediaan akses internet cepat memang jadi prioritas dari program Kemenkominfo," tambahnya.

Sekadar catatan, berdasarkan data dari lembaga riset oleh Akamai, kecepatan koneksi internet rata-rata di Indonesia sekitar 772 kbps. Kecepatan koneksi internet tersebut masih jauh dari kecepatan internet di global yang mencapai 2,3 mbps.

Kecepatan koneksi internet di Indonesia juga tertinggal dengan negara-negara di kawasan Asia. Misalnya, kalah dengan Malaysia 1,7 mbps, Thailand 3 mbps, Filipina 1 mbps, Vietnam 1,5 mbps, Kamboja 1,2 mbps, dan Laos 956 kbps.

Indonesia hanya lebih baik dari Timor Leste (260 kbps) dan Papua Niugini (693 kbps). Pakistan dan India juga lebih baik dari Indonesia, masing-masing 787 kbps dan 839 kbps.

Monday, April 16, 2012

SQL Injection


SQL Injection adalah salah satu teknik atau cara yang mengexploitasi celah keamanan yang muncul disekitar lapisan basis data dan aplikasinya. Celah keamanan tersebut ditunjukkan pada saat user memasukkan nilai string dan karakter-karakter control lainnya yang ada dalam intruksi SQL yang tidak di-filter secara benar atau user memasukkan string dengan tipe data tidak sama yang seharusnya tidak diproses. Faktor inilah yang merupakan kelompok umum dari celah keamanan yang bisa mencuat muncul pada salah satu bahasa pemrograman atau script pemrograman yang didalamnya terintegrasi basis data SQL satu sama lainnya.

Cara Kerja
  • Penyerangan (Attack) dilakukan pada lapisan basis data dan aplikasinya. 
  • Penyerangan (Attack) dilakukan berbentuk penyisipan instruksi-instruksi SQL yang berupa karakter-karakter khusus atau karakter-karakter logika dalam bentuk password.

Celah Keamanan SQL Injection

  1. Incorrectly filtered escape characters (Karakter-karakter Kontrol Tidak Disaring secara Benar)
    • Bentuk injeksi ini muncul pada saat user memasukkan karakter-karakter string yang tidak difilter dan dapat dilewatkan dalam pernyataan SQL
  2. Incorrect type handling (Bentuk Penanganan yang Tidak Benar)
    • Bentuk ini akan muncul pada saat user memasukkan karakter string dengan tipe data yang tidak sama atau tipe data string tersebut tidak periksa batasannya oleh programmer
  3. Vulnerabilities inside the database server (Celah Keamanan berada didalam Server Basis Datanya)
    • Biasanya celah keamanan bisa terjadi dalam software server database itu sendiri.
  4. Blind SQL Injection (Penyamaran SQL Injection)
    • Injeksi ini biasanya dilakukan terhadap aplikasi web, yang hasil attack-nya tidak ditampilkan secara langsung namun disamarkan dalam bentuk halaman lain

Cara pencegahan SQL INJECTION

  1. Batasi panjang input box (jika memungkinkan), dengan cara membatasinya di kode program, jadi si cracker pemula akan bingung sejenak melihat input box nya gak bisa diinject dengan perintah yang panjang.
  2. Filter input yang dimasukkan oleh user, terutama penggunaan tanda kutip tunggal (Input Validation).
  3. Matikan atau sembunyikan pesan-pesan error yang keluar dari SQL Server yang berjalan.
  4. Matikan fasilitas-fasilitas standar seperti Stored Procedures, Extended Stored Procedures jika memungkinkan.
  5. Ubah "Startup and run SQL Server" menggunakan low privilege user di SQL Server Security tab.
  6. Dan Yang paling penting... selalu melakukan validasi pada user input, jangan pernah mempercayai input dari user .....